Totalitas Pendidikan Pesantren
Apa yang dilihat, apa yang di dengar, apa yang dirasa oleh santri di Pesantren merupakan bagian dari pendidikan. Untuk itulah kenapa pendidikan pesantren mutlak memerlukan pola pendidikan uswah hasanah, pola pendidikan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, Sang Pendidik Agung.
Tak hanya itu, ilmu yang diajarkan oleh Pesantren mementingkan ilmu Naafi’, yaitu ilmu yang bermanfaat. Bukan hanya sekedar mengajarkan teori, tetapi tidak bersentuhan langsung dengan kebutuhan anak didik tersebut.
Seperti contohnya, santri tidak hanya diminta menghafal “Khoiru jaliisin fi-zzamaani kitaabun”, (sebaik-baiknya teman duduk adalah buku), tetapi juga diminta menerapkannya dalam keseharian-nya. Contohnya mereka dibiasakan sehari-hari untuk membawa buku, baik itu pelajaran atau buku non-pelajaran, disegala kondisi, seperti saat mengantri mandi, saat luang dan sebagainya.

