Salah satu ciri khas dari institusi pesantren adalah independensi dan kemandirian.
“Ayam kampung”, bukan “ayam negeri”, istilah yang sering dipakai oleh para Kyai Gontor dalam menggambarkan kemandirian tersebut.
Steve Jobs, pendiri Apple mengistilahkannya dengan “Pirates, not The NAVY”, bajak laut, dan bukan angkatan laut.
Artinya, seberapa besar kemajuan institusi pesantren sangat bergantung kepada hasil kerja keras dan kreatifitas dari para Kyai dan pengelola pesantren tersebut.
Salah satu aspek terpenting dalam kemandirian tersebut adalah pengelolaan bidang usaha pesantren. Mirip-mirip BUMN dalam konteks negara.
Walhasil, berbagai macam usaha pun dilakukan untuk mengembangkan kekuatan sektor ini.
Tak terkecuali Darunnajah Group.
Alhamdulillah, pada hari Selasa telah dilaksanakan pelatihan bidang usaha yang pertama kali.
Beberapa pembicara internal maupun external memberi masukan dan pengalaman bagaimana mengelola bidang usaha.
Beberapa pembicara internal seperti Ust Hadiyanto Arief dan Ust Fahd serta pendiri Franchise Primadia Klinik, Didi Junaedi memberikan pengalaman-pengalaman mereka yang inspiratif.
Point terpenting dan paling mendasar adalah bahwa para pengelola haruslah pada awalnya merubah mental mereka terlebih dahulu. Mental shift.
Dari mental pegawai menjadi mental pengusaha.
Dari mental orang gajian menjadi mental orang yang mengggaji.
Dari mental sekedar menjalankan tugas menjadi mental memberi solusi untuk kemajuan bidang usaha.
Dari tangan dibawah menjadi tangan diatas.
Sesuai ajaran Rasul S.A.W. Al-yad ‘al-ulya.
Semoga bisa terus dilaksanakan secara berkala dan memberi manfaat bagi perkembangan perjuangan umat ini.

