Sementara Perkajum santri putra Darunnajah dilaksanakan di Buper Jonggol, kawasan pengembangan kota santri Madinatunnajah, Perkajum santriwati Darunnajah pusat kembali diadakan di Buper Cidokom.
Penuh dengan guyuran hujan. Itulah mungkin kesan peserta yang berjumlah 500-an tersebut.
Pasalnya, dari awal kedatangan hingga perpulangan mereka, diwarnai dengan guyuran hujan, meskipun Alhamdulillah tidak sampai merusak rentetan acara mereka.
Semarak kreativitas khas santripun memecah kesunyian desa Cidokom. Dari mulai nyanyian, yel-yel, sempritan morse hingga tertawa gembira peserta pawai kostum.
Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini pula para peserta tak lupa memberi sumbangan dana bagi korban kebakaran Gedung Yusuf Kalla sebulan lalu.
Semoga amal ibadah mereka diberi balasan berlipat oleh Allah SWT. Amien.

